Arsip untuk Kategori 'CINTA & BANGGA INDONESIA'

11
Sep
09

Batik Indonesia Diharapkan Lebih Dihargai Dunia

ENY PRIHTIYANI  [ kompas.com Jumat, 11 September 2009 | 02:18 WIB ] MEDAN, Batik Indonesia yang merupakan peninggalan warisan budaya di negeri ini tidak hanya dikenal di Asia dan Eropa, tetapi diharapkan lebih dihargai di seluruh dunia.  “Batik yang memiliki nilai budaya dan sejarah tinggi itu harus tetap dipertahankan sepanjang masa,” kata Antropolog Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Dr Hj. Chalida Fachruddin, MA, di Medan, Kamis. Lanjutkan membaca ‘Batik Indonesia Diharapkan Lebih Dihargai Dunia’

02
Sep
09

Long Segar Layak Jadi Desa Budaya

Kutim, Kaltim – Maraknya budaya luar yang masuk ke Indonesia sampai ke pelosok desa akibat pengaruh globalisasi, bukan berarti budaya daerah lantas ditinggalkan. Masih cukup banyak kalangan masyarakat yang tetap mencintai, menjaga, dan melestarikan kebudayaan daerah dimaksud. “Kebudayaan daerah termasuk di Kutim sangat beragam. Keberadaan budaya daerah itu memiliki peran penting dan mampu mencegah kemerosotan moral anak bangsa. Kemudian mampu menjalin ikatan yang kuat bagi kesatuan dan persatuan bangsa,” kata Bupati Isran Noor. Lanjutkan membaca ‘Long Segar Layak Jadi Desa Budaya’

29
Agu
09

Mahasiswa Unej Gelar Festival Reog di Jember

[ mediaindonesia.com 15 Agustus 2009 15:30 WIB ]  JEMBER–: Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Paguyuban Seni Reog Mahasiswa (PSRM) Sardulo Anorogo Universitas Jember (Unej), menggelar Festival Reog di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (15/8). Ketua panitia pelaksana, Fahmi Mubaroq mengatakan, Festival Reog tersebut digelar untuk memberikan sebuah wadah terhadap para pencinta kesenian Reog di Kabupaten Jember, dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya tradisional Indonesia. “Masyarakat kurang tertarik pada kesenian Reog, padahal banyak warga asing yang ingin belajar kesenian Reog,” kata Fahmi. Lanjutkan membaca ‘Mahasiswa Unej Gelar Festival Reog di Jember’

25
Agu
09

Karnaval Domba Garut Lebihi Target Rekor Muri

[ kompas.com Jumat, 14 Agustus 2009 | 10:55 WIB]  GARUT –Karnaval domba Garut (Aries Opis) diikuti 2.000 ekor lebih peserta, atau melebihi target pemecahan “Museum Rekor Indonesia” (Muri), sebanyak 1.709 ekor. Sekretaris penyelenggara Janur M Bagus, mengatakan, di Garut, Jabar,  Kamis, tingginya antusiasme para peternak dan penggemar karnaval, sungguh-sungguh di luar dugaan. Lanjutkan membaca ‘Karnaval Domba Garut Lebihi Target Rekor Muri’

16
Agu
09

Terima Kasih Soekarno Hatta

Terimakasih Soekarno Hatta, Kau telah memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia..

Maafkan Kami penerusmu yang belum benar benar memerdekakan bangsa Indonesia. Cita citamu dan para pejuang untuk Indonesia mampu melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan Umum, Mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut menjaga perdamaian dunia.

Tapi nyatanya sampai 64 tahun Indonesia merdeka masih ada bom membunuh mereka yang tidak berdosa, TKI masih dianiaya, Pulau kita terambil negara lain, masih ada pejabat yang korupsi, masih banyak penganguran dan orang miskin serta masih banyak anak anak bangsa yang putus sekolah.

Tapi apapun adanya, Indonesia adalah  Bangsaku, Negaraku, kebanggaanku… merdekalah Indonesiaku….

10
Agu
09

Ngurah Gempur, Penari Topeng Profesional

[ kompas.com Sabtu, 27 Juni 2009 | 02:40 WIB ]   Kegiatan ritual mewarnai kehidupan sehari-hari umat Hindu di Pulau Dewata. Tiada hari tanpa menghaturkan sesajen, rangkaian kombinasi janur, kue dan buah-buahan.  Umat Hindu senantiasa menggelar kegiatan ritual berskala besar, baik dalam lingkungan rumah tangga, Pura di Desa Adat maupun Pura Sad Kahyangan yang pelaksanaannya melibatkan umat dari delapan kabupaten dan satu kota di Bali. Lanjutkan membaca ‘Ngurah Gempur, Penari Topeng Profesional’

08
Agu
09

Ismanto Terlahir dari Lima Gunung

M. Hari Atmoko[ kompas.com Senin, 27 Juli 2009 | 14:20 WIB ]  Lelaki berkulit hitam itu tidak sadar memiliki kecerdasan alami berkat pergulatan kehidupannya dengan alam Gunung Merapi.  Bahkan, ketika seniman-seniman populer hilir mudik bertandang ke rumahnya, sebagai pengakuan atas keahliannya. Dia adalah Ismanto (41), pematung yang juga melukis, bermain teater dan membuat instalasi seni.  Ismanto bersama isterinya, Murtiyah (30), dengan dua anaknya, Surawan (15) dan Sekar (14), tinggal di Dusun Ngampel, Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah di kawasan lereng barat Gunung Merapi yang berbatasan dengan Daerah Istimewa Yogyakarta. Lanjutkan membaca ‘Ismanto Terlahir dari Lima Gunung’

04
Agu
09

Aceh Ingin Kembalikan Kejayaan Dayah

Desi Purnamawati [ kompas.com Minggu, 26 Juli 2009 | 01:49 WIB ] Suara azan maghrib menggema dari pengeras suara di masjid. Laki-kaki berbalut sarung dan kepala ditutupi serban mulai beranjak ke arah datangnya suara panggilan mengerjakan rukun Islam shalat lima waktu.  Shalat berjamaah adalah salah satu rutinitas di dayah (pesantren), tidak terkecuali Ma’hadal Ulum Diniyah Islamiyah Mesjid Raya (Mudi Mesra) Samalanga Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Lanjutkan membaca ‘Aceh Ingin Kembalikan Kejayaan Dayah’

30
Jul
09

Ita Diana : Melanggar Tradisi demi Kelestarian Songket

MUHAMAD NASIR [ sinarharapan.co.id Rabu, 15 Juli 2009 14:33 ]  PALEMBANG – Cara pembuatan songket memang tak semudah yang dibayangkan. Karena untuk menenun kain songket membutuhkan waktu paling tidak seminggu. Sebelum menenun pun, ada langkah awal yang tak kalah rumitnya, yaitu menentukan motif songket. Tahap ini disebut sebagai proses menyungkit atau membuat motif. Lanjutkan membaca ‘Ita Diana : Melanggar Tradisi demi Kelestarian Songket’

27
Jul
09

Wayang Kulit Alami Krisis

[ kompas.com Jumat, 17 Juli 2009 | 21:35 WIB ]  SOLO, — Pertunjukan wayang kulit menghadapi masa krisis karena dalam beberapa tahun terakhir pergelaran wayang semakin sepi. Dukungan pemerintah dinilai amat kurang terhadap upaya pelestarian kesenian yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Dunia ini. Lanjutkan membaca ‘Wayang Kulit Alami Krisis’

23
Jul
09

Dari Tanpa Modal, Sekarang Punya Ratusan Karyawan

[ kompas.com Senin, 9 Februari 2009 | 09:03 WIB ]Apakah Anda pernah mencoba kue wafel yang terbuat dari bahan dasar sukun? Atau bahkan mi yang dibuat dari singkong? Rasanya tidak kalah nikmat dibandingkan bila dibuat dari tepung terigu. Bahkan, yang ini lebih banyak mengandung serat ,vitamin, dan gizi karena dibuat dari buah. Lanjutkan membaca ‘Dari Tanpa Modal, Sekarang Punya Ratusan Karyawan’

17
Jul
09

Festival Kampung Internasional di Yogya

Irene Sarwindaningrum [ kompas.com Sabtu, 11 Juli 2009 | 17:38 WIB ] SLEMAN, KOMPAS.com – Dalam rangka menampilkan potensi kampung di DI Yogyakarta, sebuah Festival Kampung diselenggarakan di Bale Budaya Pedukuhan Samirono, Catur Tunggal, Depok Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (11/7). Lanjutkan membaca ‘Festival Kampung Internasional di Yogya’

16
Jul
09

Regenarasi Musik Keroncong Terhambat

[ republika .co.id Minggu, 12 Juli 2009 pukul 05:28:00  ]   SOLO — Kesulitan dalam mendapatkan generasi penerus menjadi permasalahan yang dihadapi kalangan musik keroncong dalam upaya melestarikan kesenian tersebut. “Kesulitan dalam regenerasi tersebut menghambat upaya kami dalam melestarikan kesenian musik keroncong,” kata Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Himpunan Artis Musik Keroncong Indonesia (Hamkri), Iwan Kresna, di Solo, Sabtu. Lanjutkan membaca ‘Regenarasi Musik Keroncong Terhambat’

15
Jul
09

Wisata Desa, Kekuatan Pariwisata Indonesia

[ republika.co.id Senin, 13 Juli 2009 pukul 20:52:00 ]  YOGYAKARTA — Mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) I Gede Ardika mengatakan, kekuatan pariwisata Indonesia sebenarnya terletak pada wisata desa sehingga perlu diprioritaskan pengembangannya. Lanjutkan membaca ‘Wisata Desa, Kekuatan Pariwisata Indonesia’

14
Jul
09

Pelukis Wajah, Magnet Pesona Kota Tua

[ republika.co.id Senin, 15 Juni 2009 pukul 11:50:00 ] JAKARTA– Sejarah merupakan bagian yang tak bisa dipisahkan dari sebuah kota. Peninggalannya justru bisa menjadi daya tarik sebuah kota bagi para wisatawan, termasuk Jakarta. Selain menjadi ibu kota negara, kota yang dulunya disebut dengan Batavia itu, juga menjadi cagar budaya dan wisata kota tua. Lanjutkan membaca ‘Pelukis Wajah, Magnet Pesona Kota Tua’




Tamu Kami Sejak Juni 2008

  • 35,221 Saudara
Google Groups
Relawandesa
Kunjungi grup ini

Arsip