[ kompas.com Minggu, 26 Juli 2009 | 01:45 WIB ] YOGYAKARTA, Jual beli bangunan cagar budaya di Kotagede, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang makin marak akhir-akhir ini cukup memprihatinkan, kata Ketua Yayasan Widya Budaya Yogyakarta Widi Utaminingsih. “Bangunan itu merupakan warisan budaya nenek moyang yang tidak ternilai harganya, sehingga apapun alasan dari pemilik bangunan tersebut, menjual belikan bangunan yang termasuk warisan budaya patut disayangkan,” katanya di Yogyakarta, Sabtu. Lanjutkan membaca ‘Jual Beli Bangunan Cagar Budaya Memprihatinkan’
Arsip untuk Kategori 'KEJAMNYA IBU PERTIWI'
[ kompas.com Rabu, 1 Juli 2009 | 04:23 WIB ] Supriyanto (27) masih ingat masa kecilnya di Desa Sliyeg, sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Kabupaten Indramayu. Tinggal di desa kecil membuat pilihan menghabiskan waktu nya terbatas. Kala itu, hiburan utamanya adalah musik mendengarkan alunan tari topeng dari tape tua orang tuanya. Lanjutkan membaca ‘Menjadi TKI, Alternatif Terakhir Penari Indramayu’
Mulyo Sunyoto [ kompas.com Rabu, 24 Juni 2009 | 03:01 WIB ] Lambok menggergaji pipa pralon berdiameter selebar pahanya, sepanjang tulang keringnya, menggunting karet ban dan mengikatkannya di salah satu ujung pralon.”Kamu bikin satu lagi seperti ini. ’Ntar siang kita bisa ngamen pakai ketipung ini,” kata bocah 12 tahun itu pada Narji, kawan sebayanya. Lanjutkan membaca ‘Yang Tertinggal di Tangga Pendidikan’
[kompas.com Selasa, 16 Juni 2009 | 07:57 WIB ] PEKANBARU, Monalisa terlihat tenang saat duduk di kursi terdakwa. Dengan santai, dia mendengar dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Yuli Wati Ningsih, SH, dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Senin (15/6). Lanjutkan membaca ‘Eva Berdandan Seksi Layani Tamu sampai Pagi’
Memulung Ikan Jatuh
WISNU WIDIANTORO [ kompas.com Minggu, 21 Juni 2009 | 06:30 WIB ] Setengah berlari, Aniroh (34) dan Darsi (40) mendekati salah satu pengeringan ikan layang di Pelabuhan Perikanan dan Pangkalan Pendaratan Ikan Muara Angke, Jakarta, Jumat (12/6). Jaring penangkap ikan mereka genggam di tangan kanan, sementara tangan kirinya memegang ember kecil. Lanjutkan membaca ‘Memulung Ikan Jatuh’





Kata Tamu