Pertanian Berbasis Nagari

Proyek Pertanian Dibangun Berbasis Nagari

Padang, Padek—Bidang Pengelolaan Lahan dan Air (PLA) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar memprogramkan pembangunan sejumlah perbaikan kesuburan lahan, pembangunan saluran air dan perluasan areal persawahan. Hal ini bertujuan, untuk meningkatkan produksi beras di Sumbar dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan.

Pembangunan tersebut meliputi berbagai kegiatan pekerjaan seperti, perbaikan kesuburan sawah berbasis jerami, pengembangan SRI, konservasi lahan, pembangunan jalan produksi, pembangunan parit di areal persawahan, perluasan sawah, perluasan areal sejumlah tanaman hortikultura.  “Pembangunan proyek tersebut dilakukan berbasis nagari dengan melibatkan masyarakat petani. Diperkirakan sekitar bulan April sudah dikerjakan. Sebagian proyek segera ditenderkan, sisisanya diberikan ke masyarakat untuk dilakukan pembangunan secara partisipatif,” kata Kepala Bidang Prasarana Pertanian Septi Arman.Mengingat akan kebutuhan petani yang mendesak, Septi Arman mengatakan dalam waktu dekat melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota untuk mensosialisasikan rencana pembangunan proyek. Hal tersebut diperlukan mengingat kondisi petani tiap daerah berbeda-beda, sisi lain juga menghindari terjadinya benturan dengan petani. “Kita ambil pilihan waktu yang tepat, apalagi untuk mengerjakan proyek yang sifatnya partisipatif yang membutuhkan waktu petani. Jika pada saat-saat petani sibuk sangat tidak memungkinkan,” kata Septi Arman.

Septi Arman mengungkapkan, guna mendorong terwujudnya tanaman pangan yang mantap kondisi lahan harus didukung sejumlah fasilitas pendukung yang memadai.  Pembangunan sejumlah fasiltas pendukung ini diharapkan bisa menggenjot hasil-hasil produksi petani nantinya. “Kita berharap dengan pembangunan areal sawah baru yang dilengkapi dengan fasilitas pengairan akan menimbulkan hasil yang maksimal,” kata Septi Arman.

Dikatakan Septi Arman untuk program peningkatan ketahanan pangan dalam pengelolaan lahan mencakup kegiatan Perbaikan kesuburan sawah berbasis jerami, JUT, Pengembangan SRI, Dampak SRI I, Dampak SRI II, Dampak SRI III, Konservasi lahan TP, Jalan Produksi TP dan OPL tanaman pangan. “Untuk pengelolaan air meliputi pekerjaan pembangunan jaringan irigasi, dan parit, irigasi permungkaan, kincir air, sumur resapan serta irigasi tanah dangkal dan sebagainya,” jelasnya.

Untuk kegiatan perluasan areal pertanian mencakup pekerjaan perluasan sawah, peral horti mangga, peral horti pisang, peral horti jeruk serta kegiatan pendampinmgan sawah. Anggaran yang digunakan untuk membangun tempat tersebut diserahkan kepada kabupaten/kota dengan nilai kisaran Rp1 miliar hingga Rp2,5 miliar per kabupaten/kota. (cr4)

http://qbar.or.id Rabu, 11 Februari 2009

Satu pemikiran pada “Pertanian Berbasis Nagari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s