UPACARA RESOLUSI REPUBLIK,…. BATAL

RAKYAT HARUS DIMERDEKAKAN   ( Penyelesaian Permasalahan Bangsa Berpihak Pada Rakyat )

Tugu Proklamasi – 10 Agustus 2009

Upacara Resolusi Republik

Adalah upacara yang digelar menjelang hari Kemerdekaan Republik Indonesia, yang diikuti oleh elemen masyarakat yang merasa belum merdeka, atau yang merasa belum mendapat perlindungan dari pemerintah.

Elemen elemen masyarakat diharapkan terlibat aktif dalam upacara dalam bentuk mengikuti upacara dan memberikan pernyataan sikap atas kebijakan pemerintah yang dirasakan merugikan dan atau tidak berpihak pada rakyat ( elemen yang diwakili )

Pembina upacara adalah perwakilan dari para pejuang kemerdekaan dimana merupakan presentatif dari pelaku pendiri bangsa dalam hal ini didirencanakan adalah Ketua Dewan Harian 45, dimana  Komandan Upacara adalah Ketua PEPABRI

Tempat dipilih pada lokasi yang paling bersejarah dalam kemerdekaan Indonesia, yaitu tempat dibacakan Naskah Proklamasi.

Mengapa Resolusi Republik

Resolusi adalah sebuah pernyataan sikap yang merupakan ketetapan hati dalam rangka pemecahan permasalahan atas peristiwa yang sedang terjadi.

Republik yang dimaksudkan dalam agenda ini adalah RE & PUBLIK ( RE = kembali, PUBLIK = rakyat ) yaitu mendasarkan penyelesaian permasalahan dengan memenangkan harkat dan martabat rakyat.

Upacara dilakukan sebagai bentuk kesatuan rakyat dalam sikap menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh bangsa dan negara INDONESIA

Semangat dan cita cita bangsa akan diterjemahkan oleh pembina upacara yaitu perintis kemerdekaan Republik Indonesia

Tamu Kehormatan adalah segenap pejuang yang tergabung dalam Dewan Harian 45 dan Veteran Perintis Kemerdekaan

Tamu Kehormatan adalah Keluarga Mantan Presiden dan Wakil Presiden yang pernah menjabat serta mantan menteri – menteri.

Elemen Yang Dilibatkan

Upacara direncanakan digelar tiap tahun, untuk 2009 elemen yang diharapakan terlibat dan menyampaikan resolusinya dan telah menyatakan kesediaan hadir adalah

  1. Asosiasi Pedagang Pedagang Kaki Lima (APKLI) menyampaikan harapan pengakuan sebagai pelaku ekonomi kerakyatan dan ujung tombak pemasaran serta harapan adanya payung hukum perlindungan Pedagang Kaki Lima. (konfirmasi siap oleh ahmad rifai )
  2. Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba dan Tawuran (GEPENTA) mengusulkan Hukuman Mati bagi Pengedar dan produsen Narkoba dan hukuman kerja sosial bagi pemakai (konfirmasi siap oleh Bambang Diponegoro )
  3. Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) menyampaikan tuntutan persamaan hak dalam pengangkatan PNS seperti sekretaris desa. (konfirmasi siap oleh Ubaedi ketua PPDI )
  4. Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) menyampaikan tuntutan keberpihakan pemerintah terhadap petani dan nelayan dengan pengadaan solar murah dan perlindungan dari kapal nelayan asing (konfirmasi siap oleh Winarno Tohir ketua KTNA )
  5. Asosiasi Badan Pemusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (APEDSI), yang menyuasarakan peningkatan Kepedulian pemerintah pada desa dengan depandang perlu digantinya kementerian daerah tertinggal menjadi Kementerian Pemberdayaan Desa (konfirmasi siap oleh soleh susetya ketua )
  6. Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI), ,keberpihakan pemerintah terhadap nasib Guru Swasta dan sekolah swasta pada tahun anggaran 2010 (konfirmasi siap oleh muh zen )
  7. Persatuan Wartawan Indonesia Reformasi,keberpihakan pemerintah terhadap nasib Wartawan dan Jurnalistik (konfirmasi siap oleh Piliang  )
  8. Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menyampaikan harapan terhadap perlindungan terhadap pasar pasar tradisional dan pembangunan infrastruktur pasar tradisional lebih baik (konfirmasi siap oleh Ngadiran).
  9. Perhimpunan Rakyat Nusantara menuntut peradaban nusantara (konfirmasi siap oleh umar  ).
  10. Relawan Pemberdayaan Desa Nusantara (RPDN), menyampaikan pengembalian desa sebagai entitas masyarakat terkecil di Indonesia dan peningkatan kapasitas Perangkat Desa dalam 2010 mendatang dapat bebas buta Teknologi Informasi.
  11. Migran Care menuntut perbaikan perlindungan buruh migran (konfirmasi siap oleh wahyu ).
  12. Asosiasi Petani Tembakau Indonesia menuntut perlindungan atas usaha tani tembakau dan industri olahan hasil tembakau (konfirmasi siap oleh Yudha ).
  13. Mahasiswa Pancasila (MAPANCAS) mengusulkan Peninjauan keberadaan komersialisasi Pendidikan dan fasilitasi kampus di Indonesia (konfirmasi siap oleh Harun K. Rumpa ).

Dan sementara sedang dalam proses komunikasi adalah :

  1. Aliansi Masyarakat Tolak PLTN
  2. Persatuan Korban Lapindo
  3. Relawan Bangsa
  4. Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI)

Kemanfaatan Elemen

Dengan Terlibat sebagai elemen pendukung Upacara Resolusi Republik, maka elemen aan mendapatkan kemanfaatan : (1) Terbukanya kesempatan menyampaikan pemikiran dan aspirasinya dalam sebuah kegiatan yang melibatkan banyak pihak dan memiliki momentum yang tepat. (2) Adanya kesempatan para tokoh pergerakan untuk menunjukkan keteguhan sikap dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh komunitas / kelompoknya (3) Adanya komunikasi yang produktif dengan elemen pergerakan lain sehingga memiliki posisi tawar yang lebih baik dalam pergerakan lanjutan dan (4) Meningkat posisi tawar secara bersama sama dari segenap elemen terhadap pemerintah

Target Upacara

  1. Diikuti oleh minimal 50% elemen target tersebut diatas
  2. Diikuti oleh minimal 1.000 orang peserta upacara
  3. Dihadiri oleh tamu kehormatan minimal 100 orang
  4. Menjadi agenda nasional dalam liputan media massa
  5. Menjadi moment penyadaran publik untuk ikut peduli dan prihatin terhadap permasalahan bangsa

Prosesi Upacara

  1. Penyiapan barisan elemen
  2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya
  3. Menyanyikan lagu Padamu Negeri
  4. Pembacaan Pancasila
  5. Pembacaan Pembukaan UUD 1945
  6. Mengheningkan Cipta
  7. Pembacaan Resolusi Republik oleh masing masing Ketua elemen
  8. Pengarahan oleh Pembina Upacara
  9. Pembacaan Do’a
  10. Pembubaran barisan elemen

Jadwal Acara

07.00 – 09.00          Penyiapan Upacara ( Barisan Disiapkan )

09.00 – 10.30          Prosesi Upacara

10.30 – 12.00          Hiburan Rakyat  & Bhakti Sosial

Penutup

Dengan mengharap keterlibatan semua pihak, Upacara Resolusi Republik yang pernah diselenggarakan di Sidoarjo pada 10 Agustus 2007 lalu diharapkan dapat menjadi agenda tahunan bagi segenap anak bangsa yang masih merasa belum menerima hak yang seharusnya diberikan oleh Negara sesuai amanat UUD 45.

Tugas Negara adalah (1) Melindungi segenap Bangsa dan Tumpah Darah Indonesia (2) Memajukan Kesejahteraan Umum, (3) Mencerdaskan Kehidupan Bangsa dan (4) ikut melaksanakan perdamaian dunia, dan oleh karenanya bila pada tiap agustus masih ada yang merasa belum dilindungi, belum dimajukan kesejahteraannya dan merasa belum dicerdaskan, maka sepantasnyalah agenda UPACARA RESOLUSI REPUBLIK ini selalu digelar rutin menjelang memperingati hari Kemerdekaan Nasional.

Dengan harapan masih banyak anak bangsa yang peduli maka tahun 2009 ini. RELAWAN PEMBERDAYAAN DESA NUSANTARA [ RPDN ] didukung oleh FORUM KOMUNIKASI EKSPONEN66 mencoba mengelar acara ini.

Semoga saudara anak bangsa berkenan ikut berpartisipasi.

Jakarta, 22 Juli   2009

Hormat Kami,

Relawan Pemberdayaan Desa Nusantara & Foruk Komunikasi Eksponen 66

Mohon maaf ACARA TERSEBUT DIBATATALKAN…….

dengan alasan teknis dan ke-tidak siap-an penyelenggara

Atas pengertian dan permakluman semuanya disampaikan terimakasih…. Insyaallah untuk penerbitan buku    “RESOLUSI REPUBLIK 2009″….. tetap kita buat setelah minimal 10 elemen kelompok masyarakat memberikan tulisannya…..

1 Agustus 2009….

3 pemikiran pada “UPACARA RESOLUSI REPUBLIK,…. BATAL

  1. mas, saya orang porjo juga nih, dan saya sering mengunjngi web ini… saya perhatikan di bagian link ada daftar link yg berhubungan dengan dinas, nah bagimana kalau ditambah link sesama orang porjo😀 bagaimana kalau link saya tampil di web Anda dan saya juga promokan web Anda lewat blog saya… bangga jika link saya bisa tampil disin

    salam sejahtera

  2. umar ali ms berkata:

    Ass.War.Wab.
    Sorry Mas Koco, saya baru buka lagi web ini.
    Apa kabar mas, kapan-kapan bisa ketemu lagi, kita wacanakan lagi resolusi bangsa dengan lebih mantap. Memang perlu resolusi untuk bangsa yang besar ini, mas. Seperti yang pernah kita bahas, bahwa bangsa ini terlalu lama membiarkan rakyat ( khususnya Rakyat desa ) berjalan dengan cara sendiri hanya untuk bertahan hidup, tapi hasilnya banyak dimanipulasi dan dinikmati para pengelola negara. Ok mas, 2010 ini wacana besar tadi perlu diwujudkan. Trimks.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s