Ribuan Warga Lebak Rayakan “Seren Taun”

[ kompas.com Selasa, 14 Juli 2009 | 22:39 WIB ] LEBAK,  Ribuan warga Kabupaten Lebak, Banten, merayakan budaya seren taun menyusul tibanya musim panen padi sawah. “Budaya ini setiap tahun diselenggarakan warga,” kata Yoyo Yohenda, Sekretaris Desa Cisitu, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Selasa.

Yoyo mengatakan, budaya seren taun ini sudah berlangsung sejak nenek moyang dengan dihadiri oleh kokolot atau tetua setempat.

Perayaan ini merupakan simbol kemakmuran karena diselenggarakan setelah musim panen raya.

Selain itu, budaya seren taun juga sebagai introspeksi diri atas apa yang dikerjakan, perbuatan atau tingkah laku selama setahun ke belakang.

Kegiatan budaya ini, kata dia, sejak tahun 1621 hingga saat ini masih dilestarikan oleh anak cucu.

“Kami khawatir terkena musibah bila tidak melaksanakan budaya seren taun,” katanya.

Perayaan seren taun ini, lanjut dia, warga juga dihibur oleh berbagai kesenian daerah, seperti dogdog lojor, angklung buhun, rengkong, dan hiburan rakyat.

“Hiburan ini berlangsung selama tiga hari,” katanya.

Dia mengatakan, diperkirakan hasil produksi padi pada perayaan seren taun ini menyusut sekitar lima persen dibanding tahun lalu.

Penyusutan ini, tambah dia, banyak warga yang beralih profesi menjadi gurandil (penambang emas) di sekitar Kecamatan Cibeber.

Bahkan, warga di sini setiap tahun musim panen dua kali, tetapi kali ini hanya sekali musim panen.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s