Eropa Juga Percaya Klenik, Permintaan Batu Obsidian Tinggi

[ kompas.com Jumat, 1 Mei 2009 | 09:18 WIB ]  JAKARTA, Pengrajin batu mulia lokal belum banyak yang melirik kerajinan batu obsidian. Pasalnya, batu hasil percepatan pendinginan lahar gunung berapi ini sering disetarakan dengan kaca biasa. Padahal, peluang ekspornya tinggi, terutama ke Eropa. Menurut Agung Yudyasmara, pemilik workshop kerajinan batu obsidian di Lombok, sebagian orang Eropa yang masih percaya klenik, meminati batu obsidian. “Di Prancis, Italia, dan Belanda batu ini dipercaya jadi salah satu jimat pengusir roh jahat yang harus ada di tiap rumah,” ujarnya.

Tak heran, pasar terbesar kerajinan batu obsidian ialah kawasan Eropa. Bahkan, bisnis ekspor batu obsidian ke kawasan tersebut tak terpengaruh krisis. “Walau permintaan Eropa untuk kerajinan lain turun, tapi minat mereka terhadap batu obsidian tetap tinggi,” ajar Agung.

Hingga kini, perajin batu obsidian masih fokus menggarap pasar Eropa. Mereka belum mampu menembus pasar Amerika Serikat (AS). Pasalnya, AS belum menerima 16 jenis warna obsidian Indonesia. Pasar AS, saat ini cuma mau menerima obsidian warna hitam saja. “Karena sering dikira kaca biasa, mereka tak mau beli,” keluh Agung.

Agung terjun ke dunia kerajinan batu obsidian sejak 2003 di bawah bendera CV Buana Lima. Dia menawarkan aneka produk batu obsidian. Misal bentuk mini aneka hewan, asbak, perhiasan, sampai batu obsidian yang hanya dipoles karena bentuknya sudah unik

Agung menjual produknya dengan harga Rp 50.000 sampai Rp 300.000 per unit. Padahal harga batu mentahnya, yakni batu obsidian bongkahan dari pengepul di Jawa hanya Rp 5.000 per kilogram. “Harga batu obsidian itu naik 900 persen setelah dibentuk,” ujar pemuda 32 tahun ini.

Lantaran warna batu obsidian tak pernah sama, Agung selalu menyediakan stok bahan baku. Sekali pesan, Agung bisa membeli sampai satu ton. “Kalau ada warna yang unik, saya langsung main borong biar perajin lain nggak ada yang punya,” katanya.

Agung memanfaatkan internet untuk menjual produknya. Tak disangka, sambutan pasar Eropa meriah. Tiap bulan, dia bisa mengirim dua boks aneka macam produk ke Belanda, Italia, dan Prancis. “Nilainya Rp 10 juta sampai Rp 16 juta sekali kirim,” ujarnya. Saat ini, meski krisis, penjualannya ke Eropa relatif stabil.

Agung juga pernah mengirim dua ton batu obsidian poles natural ke Jepang senilai Rp 60 juta. Tak hanya Agung, perusahaan penjual kerajinan PT Habbamas belakangan juga menggeluti bisnis ini. Sejak lima bulan lalu, perusahaan yang sudah berusia tiga tahun ini membuka unit usaha kerajinan batu obsidian.

Habbamas masuk ke bisnis batu obsidian ini lantaran peminat dari Jepang dan Eropa begitu banyak. “Orang sana sudah bisa membedakan mana yang kaca dan mana yang obsidian. Karena dari massa beratnya saja sudah kelihatan beranya,” ujar  Sekretaris Perusahaan PT Habbamas Bersama Ricka Noviyant.

Untuk urusan bahan baku, Habbamas menggandeng pemasok tetap di Jambi. Perusahaan ini membeli sekitar lima ton bahan baku batu obsidian per bulan.

Produk buatan Habbamas antara lain replika hewan mini, tugu monas, sampai patung abstrak dan obdisian poles natural. Harganya Rp 28.000 sampan Rp 500.000 per unit.

Sayang, Ricka enggan menyebut omzet perusahaannya. “Yang bisa kami bilang, pasar produk ini sangat bagus ke depan,” ucapnya. Dia mencontohkan, saat pameran Inacraft pekan lalu di Jakarta, beberapa ratus produk batu obsidian mereka ludes terjual. (Aprillia Ika/Kontan)

8 pemikiran pada “Eropa Juga Percaya Klenik, Permintaan Batu Obsidian Tinggi

  1. Weleh…weleh, ini peluang pasar yang hebat. Baru tahu kalau batu obsidian bisa punya pasar khusus. Padahal onsidian di Indonesia banyak lho, lha wong deretn kepulauan kita penuh dengan gunung api. Terimakasih Ki untuk share infonya ini. Siapa tahu saya bisa coba-coba…
    Salam hormat.

  2. yunus berkata:

    Saya ada pesanan untuk eksport batu obsidian ini dalam bentuk masih belum diolah, ada yang bisa bantu? Kalau ada yang bisa bantu, tolong email kesaya: , terima kasih.

  3. Dwi kaffah berkata:

    Gimana yach cara membedakan batu obsidian dgn batu kaca cetakan?buat yg tahu tolong info donk..

  4. Dwi kaffah berkata:

    Gimana yach cara membedakan batu obsidian dgn batu kaca cetakan?buat yg tahu tolong infonya donk..

  5. ilal ruslan berkata:

    bagi yang berminat membeli bongkahan batu obsidian menntah hubungi saya,,saya lokasi di garut jawa barat? 085222026623

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s