Dian Sastro: Semua Orang Harus Punya Mimpi

[ republika.co.id Minggu, 09 Agustus 2009 pukul 22:47:00 ]  YOGYAKARTA–Brand ambassador salah satu merk sabun kecantikan, Dian Sastro Wardoyo, menyatakan bahwa setiap orang, khususnya perempuan harus memiliki mimpi dalam hidupnya, sehingga hidupnya akan memiliki tujuan yang pasti. “Dulu saya juga bukan siapa-siapa, tetapi sekarang saya bisa seperti sekarang. Dan ini berkat mimpi,” kata Dian, di sela-sela kegiatan sosial di Panti Asuhan Putri Islam, di Yogyakarta, Ahad.

Menurut gadis kelahiran Jakarta, 16 Maret 1982 itu, mimpi tidak harus mimpi yang besar, tetapi dapat dilakukan dengan menetapkan mimpi kecil atau target dalam jangka pendek. Pemeran Daya dalam film Pasir Berbisik tersebut percaya, bahwa sebuah mimpi besar berasal dari langkah-langkah kecil.

“Saya tidak tiba-tiba menjadi seperti sekarang. Tetapi saya berusaha untuk menjadi seperti sekarang dengan usaha keras dan usaha saya tidak berhenti di sini, karena saya masih memiliki mimpi-mimpi lainnya,” katanya.

Ia mencontohkan dirinya yang sangat mengagumi bintang-bintang sebuah merk sabun, seperti Ida Iasha, dan ingin menjadi seperti bintang pada era 90-an tersebut.

“Dan sekarang, saya juga menjadi bintang dari merk sabun yang sama. Jadi semua orang harus punya mimpi. Buat apa hidup kalau tidak punya mimpi,” katanya.

Atau, kata Dian, seorang pelajar dapat menentukan mimpinya untuk mendapatkan nilai yang baik saat ujian, sehingga langkah yang harus dilakukannya adalah belajar dengan giat sehingga mimpi tersebut terwujud menjadi kenyataan.

Dian percaya bahwa anak-anak panti asuhan juga dapat memiliki mimpi seperti anak-anak lain pada umumnya. “Saya melihat itu dari sorot mata mereka. Mereka sangat cerdas dan memberikan respon atas apa yang saya utarakan,” katanya.

Dalam kegiatan sosial tersebut, Dian memberikan motivasi kepada sekitar 100 anak-anak panti asuhan dalam tiga bahasan utama yaitu wirausaha, kecantikan dan jasa pelayanan. ant/pur

Satu pemikiran pada “Dian Sastro: Semua Orang Harus Punya Mimpi

  1. Yunus RM berkata:

    sepakat, semua orang harus punya “mimpi”, mungkin perlu ada pembinaan sejak dini bagaimana melahirkan mimpi, sebagai modal dasar pergerakan dalam pembentukan masa depan sejak dini, dan saya pikir non Dian punya peluang besar dalam mendorong proses itu sebagai bentuk kejuangan. harapan lebih besar terhadap artis, sebenarnya terletak pada fungsionalisasinya sebagai mahluk sosial, yang dalam banyak penyebutan kalangan artis punya kapital sosial dan pendanaan yang cukup signifikan dalam memobilisasi pembangunan manusia, khususnya di wilayah yang masih terkategorikan sebagai wilayah tertutup atas akses informasi dan pengetahuan…dan menurut hemat kami, jumlah wilayah ini bukan justru berkurang, malahan bertambah jika dibandingkan dengan tingkat capaian yang ada di kota…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s